Tahap 6: Memilih rancangan sampling

Tahap 6: Memilih rancangan sampling

Rancangan sampling menentukan prosedur operasional dan metode untuk mendapatkan sampel yang diinginkan. Jika dirancang dengan baik, rancangan sampling akan menuntun peneliti dalam memilih sampel yang digunakan dalam studi, sehingga kesalahan yang akan muncul dapat ditekan sekecil mungkin.

  1. g)Tahap 7: Memilih sampel

Tahap akhir dalam proses ini adalah penentuan sampel untuk digunakan pada proses penelitian berikutnya, yaitu koleksi data.

Desain sampel

       Secara garis besar ada dua desain sampel utama, yaitu desain Probabilitas dan desain Non Probabilitas. Masing-masing kategori mempunyai sub-sub kategori yang lebih kecil. Dalam pembahasan ini dimulai dengan desain probabilitas.

  1. Pengambilan sampel secara random sederhana (simple random sampling)

Cara pengambilan sampel dengan teknik ini adalah dengan memberikan suatu nomor yang berbeda kepada setiap anggota populasi, kemudian memilih sampel dengan menggunakan angka-angka random.

Keuntungan menggunakan teknik ini adalah peneliti tidak membutuhkan pengetahuan tentang populasi sebelumnya bebas dari kesalahan-kesalahan klasifikasi yang kemungkinan dapat terjadi dan dengan mudah data dianalisis serta kesalahan-kesalahan dapat dihitung.

Kelemahan dalam teknik ini adalah peneliti tidak dapat memanfaatkan pengetahuan yang dipunyainya tentang populasi dan tingkat kesalahan dalam penentuan ukuran sampel lebih besar.

  1. Pengambilan sampel secara random sistematis (systematic random sampling).

Teknik ini merupakan pengembangan teknik sebelumnya hanya bedanya teknik ini menggunakan urut-urutan alami. Caranya adalah pilih secara random dimulai dari anatara angka 1 dan integer yang terdekat terhadap ratio sampling (N/n), kemudian pilih item-item dengan interval dari integer yang terdekat terhadap ratio sampling. Keuntungan menggunakan sampel ini adalah peneliti menyederhanakan proses penarikan sampel dan mudah di cek, dan menekan keaneka ragaman sampel.

  1. Pengambilan sampel secara random bertahap (random multistage)

Desain ini merupakan variasi dari desain diatas tetapi lebih kompleks. Caranya adalah dengan menggunakan bentuk sampel acak dengan sedikit-dikitnya dua tahap.

Keuntungannya adalah daftar sampel, identifikasi dan penomoran yang dibutuhkan hanya untuk para anggota dari unit sampling yang dipilih dalam sampel. Jika unit sampling didefinisikan secara geografis akan lebih menghemat biaya.

Kelemahannya adalah tingkat kesalahan akan menjadi tinggi apabila jumlah ampling unit yang dipilih menurun.

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/facebook-desain-ulang-tampilan-dalam-aplikasi/