Betuk-bentuk kebijakan Makro Ekonomi

Betuk-bentuk kebijakan Makro Ekonomi

Bentuk-bentuk Kebijakan Makro ekonomi yaitu :

  1. Kebijakan fiskal, meliputi langkah-langkah pemerintah membuat perubahan dalam bidang perpajakan dan pengeluaran pemerintah dengan maksud untuk mempengaruhi pengeluaran agregat dalam perekonomian. Menurut pandangan Keynes, kebijakan fiskal adalah sangat penting untuk mengatasi pengangguran yang relative serius. Melalui kebijakan fiskal pengeluaran agregat dapat ditambah dan langkah ini akan menaikkan pendapatan nasional dan tingkat penggunaan tenaga kerja.
  2. Kebijakan moneter, meliputi langkah-langkah pemerintah yang dilaksanakan oleh bank sentral  untuk mempengaruhi penawaran uang dalam perekonomian atau merubah tingkat suku bunga dengan maksud untuk mempengaruhi pengeluaran agregat.
  3. Kebijakan segi penawaran, bertujuan untuk mempertinggi efesiensi Kegiatan perusahaan-perusahaan sehingga dapat menawarkan barang-barangnya dengan harga yang lebih murah atau dengan mutu yang lebih baik. Salah satu kebijakan segi penawaran adalah kebijakan pendapatan (income policies) langkah pemerintah yang bertujuan mengendalikan tuntutan kenaikan pendapatan pekerja. Pemerintah akan melarang tuntutan kenaikan upah yang melebihi kenaikan produktivitas pekerja, sehingga akan menghindari kenaikan biaya produksi yang berlebihan. Kebijakan segi penawaran lebih menekankan kepada (a) meningkatkan kegairahan tenaga kerja untuk bekerja dan (b) meningkatkan usaha para pengusaha untuk mempertinggi efesiensi Kegiatan memproduksinya.

BAB III

KESUMPULAN

  1. KESIMPULAN

Menurut  Umar Chapra ekonomi makro Islam adalah sebuah pengetahuan yang membantu upaya realisasi kebahagiaan manusia melalui alokasi dan distribusi sumber daya yang terbatas yang berada dalam koridor yang mengacu pada pengajaran islam tanpa memberikan kebebasan individu atau tanpa perilaku makro-ekonomi yang berkesinambungan dan tanpa ketidakseimbangan lingkungan.

Mikroekonomi adalah studi tentang bagaimana rumah tangga dan perusahaan mengambil keputusan dan bagaimana para pengambil keputuusan ini berinteraksi di pasar. Prinsip utama mikroekonomi adalah bahwa rumah tangga dan perusahaan berusaha mencapai optimalisasi.Sementara makroekonomi, cabang utama dari ekonomi menangani kepada isu-isu yang bersifat makro atau lebih luas lagi.termasuk didalamnya mengenai jumlah agregat ekonomi, seperti tingkat dan laju pertumbuhan produksi nasional, suku bunga, pengangguran dan inflasi.

Permasalahan utama dalam perekonomian yang selalu dihadapi oleh setiap negara. permasalahan tersebut adalah sebagai berikut: (1) Masalah pertumbuhan ekonomi (2) Masalah ketidakstabilan ekonomi (3) Masalah pengangguran (4) Masalah Kenaikan Harga-harga (Inflasi) (5) Masalah Neraca Perdagangan dan Neraca Pembayaran.

Adapun tujuan dari kebijakan ekonomi makro adalah: Menstabilkan Kegiatan ekonomi, tingkat penggunaan tenaga kerja (kesempatan) penuh tanpa inflasi, Menghindari Inflasi, Mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang teguh, Mewujudkan kekukuhan neraca pembayaran dan kurs valuta asing, untuk mewujudkan kekukuhan neraca pembayaran dan kurs valuta asing.

Bentuk-bentuk dalam Kebijakan Makro ekonomi meliputi: Kebijakan fiskal,Kebijakan moneterKebijakan segi penawaran.

Sumber :

https://astalift.co.id/alasan-android-one-kini-motori-perangkat-menengah/