Riwayat TBC

Riwayat TBC

Tiap tahun selalu terdapat peningkatan jumlah penderita TBC yang tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. TBC membunuh lebih banyak kaum muda dan wanita dibandingkan penyakit menular lainnya. Terdapat sekitar 2 sampai 3 juta orang meninggal akibat TBC setiap tahun. Sesungguhnya setiap kematian akibat TBC itu bisa dihindari. Setiap detik, ada 1 orang yang meninggal akibat tertular TBC. Setiap 4 detik, ada yang sakit akibat tertular TBC. Setiap tahun. 1 % dari seluruh populasi di seluruh dunia terjangkit oleh penyakit TBC. Sepertiga dari jumlah penduduk di dunia ini sudah tertular oleh kuman TBC (walaupun) belum terjangkit oleh penyakitnya.

Penderita TBC yang tidak berobat dapat menularkan penyakit kepada sekitar 10/15 orang dalam jangka waktu 1 tahun. Seperti halnya flu, kuman TBC menyebar di udara pada saat seseorang yang menderita TBC batuk dan bersin, meludah atau berbicara. Kuman TBC biasanya menyerang paru-paru.

Pencegahan TBC

  1. Tujuan Pencegahan
  2. Menyembuhkan penderita
  3. Mencegah kematian
  4. Mencegah kekambuhan
  5. Menurunkan tingkat penularan
  6. Pencegahan TBC
  7. Saat batuk seharusnya menutupi mulutnya, dan apabila batuk lebih dari 3 minggu, merasa sakit di dada dan kesukaran bernafas segera dibawa kepuskesmas atau ke rumah sakit.
  8. Saat batuk memalingkan muka agar tidak mengenai orang lain.
  9. Membuang ludah di tempat yang tertutup, dan apabila ludahnya bercampur darah segera dibawa kepuskesmas atau ke rumah sakit.
  10. Mencuci peralatan makan dan minum sampai bersih setelah digunakan oleh penderita.
  11. Bayi yang baru lahir dan anak-anak kecil harus diimunisasi dengan vaksin BCG. Karena vaksin tersebut akan memberikan perlindungan yang amat bagus.
  1. Pemberantasan
  2. Tujuan Pemberantasan

Pemberantasan penyakit TBC didasarkan untuk memutusmata rantai virulenci penularan penyakit TBC supaya tidak terjadi

prevalenci penyakit TB yang lebih besar.

  1. Pemberantasan Penyakit TBC
  2. Pengobatan pada penderita hingga sembuh
  3. Perlakuan pada rumah penderita untuk lebih memperhatikan factor kesehatan lingkungan dengan menambah ventilator sebagai pengganti udara, genteng kaca supaya sinar matahari dapat masuk, dan faktor higiene lingkungan yang lain yang lebih baik.
  4. Sterilisasi Rumah pasca Penderita.

RECENT POSTS