Bahaya Tidur Dengan Lampu Menyala

Kebiasaan mengambil lompatan dari cahaya berdampak buruk pada kesehatan. Sedapat mungkin, minimalkan kebiasaan buruk ini jika Anda tidak ingin mengalami efeknya.

Efek samping awal dapat berupa gangguan tidur, kemudian menyebar ke masalah kesehatan ringan, kemudian masalah kesehatan yang serius.

Ancaman datang tidak hanya dari warna cahaya lampu tidur, tetapi yang lebih penting dari intensitas cahaya.

Menurut sebuah laporan oleh AlloDoctor.com, penelitian telah menunjukkan bahwa kebiasaan tidur dengan lampu yang berhubungan dengan obesitas, depresi dan kanker.

Tanpa sadar, ternyata dampaknya bagi kesehatan sangat buruk!

Ingin tahu apa dampak buruk kesehatan yang terkait dengan lampu tidur?

Beberapa bahaya tidur dengan lampu meliputi:

Kegemukan
Frustrasi
Diabetes
Insomnia
Perubahan endokrin
Gangguan wanita
Kanker

Risiko kesehatan tidur dengan lampu

1. Tidur dengan cahaya dapat menyebabkan obesitas
Tidur dengan lampu menyala

Setelah banyak penelitian, telah diklarifikasi bahwa cahaya yang menyala selama tidur memiliki efek drastis pada peningkatan diet.

Akibatnya, nafsu makan meningkat, sementara risiko kelebihan berat badan meningkat.

Jika dibiarkan tanpa pengawasan, ini tentu saja akan langsung mempengaruhi perkembangan obesitas, yang mengancam semua organ tubuh, terutama organ vital.

Baca juga:

7 Cara untuk Tidur dengan Benar dengan Para Ahli Anda dapat yakin akan istirahat yang berkualitas!

2. Mempengaruhi tingkat depresi
Seberapa pentingkah pengaruh bola lampu terhadap kesehatan mental seseorang? Efeknya ternyata sangat besar!

Sebuah studi yang diterbitkan oleh Molecular Psychiatry menemukan bahwa cahaya malam dapat mengubah kondisi mental hamster.

Sederhananya, lampu menyebabkan perubahan pada otak yang mengganggu ritme sirkadian seseorang, yang mengakibatkan depresi.

3. Tidur dengan cahaya dapat menyebabkan diabetes
Tanpa diduga, paparan lampu selama tidur memiliki hubungan signifikan dengan diabetes.

Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Obayashi menemukan bahwa pasien dengan diabetes memiliki kadar gula darah yang lebih tinggi ketika mereka sering terpapar bola lampu.

Tidur dengan cahaya

Diketahui bahwa peningkatan gula darah telah mencapai 51 persen!

Kadar hormon glukosa dan leptin yang kacau adalah penyebab gangguan melatonin dalam tubuh.

4. Tidur dengan lekukan ringan pada insomnia
Insomnia adalah salah satu masalah kesehatan paling serius yang disebabkan oleh kebiasaan tidur ringan.

Ternyata banyak orang yang dikenal, tetapi masih banyak yang tidak percaya.

Bahkan, tubuh mengalami istirahat yang tidak lengkap saat tidur dan menyalakan lampu karena terpapar cahaya.

Akibatnya, kualitas tidur tidak meningkat dan secara otomatis memengaruhi kuantitas.

5. Hormon bervariasi
Ternyata tubuh tidak hanya dirusak oleh cahaya, tetapi juga oleh paparan cahaya pada televisi, ponsel dan perangkat lainnya.

Setiap perangkat di sekitar kita akan memancarkan cahaya biru, yang dapat merangsang produksi hormon melatonin berlebih di dalam tubuh.

Sementara itu, tubuh manusia memiliki sistem di mana ia adalah tempat terbaik untuk bersantai di lingkungan yang gelap.

Karena itu, paparan cahaya statis dapat mengganggu produksi hormon dan menyebabkan perubahan endokrin yang abnormal.

Baca juga: