Pengertian Umrah

Pengertian Umrah

Umrah secara etimologis adalah ziarah dalam pengertian yang bersifat umum. Sedangkan secara terminologis adalah berziarah ke Baitullah dalam pengertian khusus.[10]

Umrah adalah mengunjungi ka’bah dengan serangkaian ibadah khusus di sekitarnya. Pelaksanaan umrah tidak terikat dengan miqat zamani dengan arti ia dilakukan kapan saja, termasuk pada musim haji. Perbedaannya dengan haji ialah bahwa padanya tidak ada wuquf di Arafah, berhenti di Muzdalifah, melempar jumrah dan menginap di Mina. Dengan begitu ia merupakan haji dalam bentuknya yang lebih sederhana, sehingga sering umrah itu disebut dengan haji kecil.[11]

Dalil Kewajiban Umrah

Dalil tentang wajibnya umrah selalu dibarengi dengan kewajiban haji. Al-Quran menyatakan:

(#q‘JÏ?r&ur ¢kptø:$# not÷Kãèø9$#ur ¬!

Dan sempurnakanlah oleh kalian haji dan umrah karena Allah….. (Al-Baqarah: 196)

Juga berdasar pada Hadits Aisyah ra:

Aisyah bertanya kepada Rasulullah SAW, “Apakah kaum wanita mempunyai kewajiban untuk berjihad?” Rasulullah menjawab: Ya, mereka wajib berjihad akan tetapi jihadnya bukan peperangan; Haji dan Umrah (HR. Imam Ahmad dan Ibnu Majah).

Ulama Fiqh berbeda pendapat tentang masalah kewajiban umrah, apakah hokum umrah itu wajib seperti hokum haji. Dalam hal ini ulama Syafi’iyan dan Hanabilah mengatakan bahwa hukum umrah sama dengan hukum  haji  yaitu  wajib. Mereka  mendasarkan   pendapat  tersebut  sebagai

berikut:

  1. Pertama, firman Allah Swt: waatimmul hajja wal umrata lillahi, perintah untuk menyempurnakan haji dan umrah menunjukkan bahwa hokum umrah adalah wajib.
  2. Kedua, didasarkan kepada sabda Rasulullah SAW kepada sahabatnya:

Barangsiapa memiliki hadyu (hewan), maka hendaklah ia membebaskan-nya dengan haji dan umrah.

  1. Ketiga, didasarkan kepada sabda Rasulullah Saw: Umrah telah masuk ke dalam haji sampai hari kiamat.

Sedangkan ulama Malikiyah dan Hanafiyah bahwa hukum Umrah adalah sunah. Dasar yang digunakan oleh mereka adalah:

  1. Pertama, Allah tidak menyebutkan dalam firman-Nya tentang kewajiban haji, seperti pada firman Allah SWT: walillahi alannasi hijjul baiti manis tathoa ilaihi sabila dan wa adzin fi nnasi bil hajji
  2. Kedua, tidak terdapat dalam hadits-hadits shahih tentang kewajiban haji.
  3. Ketiga, didasarkan pada hadits dari Nabi Saw bersabda: “Haji adalah

jihad dan umrah adalah sunnah.”

 

Baca juga: