Membuat prioritas membaca

Membuat prioritas membacaMembuat prioritas membaca

Untuk menghemat waktu, pilihlah bagian-bagian yang mengandung informasi-informasi yang anda butuhkan. Bagian-bagian yang tidak anda butuhkan tidak perlu anda baca. Akan tetapi, jika anda masih memiliki waktu luang bagian-bagian yang kurang penting juga dapat anda baca.

 

Melatih gerakan mata

Pada saat membaca, mata kita ada saatnya mengarah ke sasaran tertentu, kemudian meloncat ke sasaran berikutnya. Jadi gerakan mata sempat berhenti ketika mengarah ke sasaran tertentu. Selanjutnya, gerakan mata akan meloncat lagi, berhenti, meloncat lagi, berhenti dan begitu seterusnya. Pemberhentian gerakan mata pada saat membaca itu disebut fiksasi. Pemahaman terhadap bacaan terjadi pada saat fiksasi tersebut.

Gerakan mata yang cepat akan membuat sesorang mampu membaca cepat. Oleh karena itu kita perlu melatih gerakan mata agar dapat bergerak dengan cepat. Hal ini dapat kita lakukan dengan menggerakan bola mata dalam keadaan terpejam. Bola mata digerakan ke atas, dan ke bawah, kemudian ke samping kanan dan kiri. Latihan ini harus dilakukan secara terus menerus minimal empat belas hari. Setiap latihan dilakukan selama 5 menit.

 

Melatih jangkauan mata

Seseorang yang memiliki jangkauan mata yang luas dalam sekali fiksasi akan dapat menangkap beberapa kata sekaligus.

 

Melatih konsentrasi

Membaca dilakukan untuk memahami bacaan. Agar dapat memahami tulisan dengan mudah dan cepat kita perlu berkonsentrasi. Untuk menjaga konsentrasi, yang terpenting adalah membangkitkan rasa suka terhadap kegiatan membaca yang dilakukan, selain itu konsentrasi juga dapat dipertahankan dengan cara memfokuskan diri terhadap apa yang ingin dilakukan. Mempertahankan konsentrasi bukan merupakan hal yang mudah, namun bukan hal mustahil untuk dilakukan.

Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan dalam berlatih mempertahankan konsentrasi:

  1. Tetapkan tujuan yang ingin anda dapatkan sebelum memulai membaca.
  2. Fokuskan perhatian  untuk mencapai tujuan atau menemukan informasi yang dibutuhkan, jangan mudah terpengaruh terhadap hal-hal yang ada di “luar”.
  3. Bayangkan anda sedang berkomunikasi secara langsung dengan orang yang menulis bacaan tersebut.
  4. Cobalah untuk mempertahankan konsentrasi dalam jangka waktu tertentu.

Kesimpulannya, dengan mempertahankan konsentrasi selama membaca, kita akan memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan tanpa menghabiskan banyak waktu. Konsentrasi juga akan memudahkan dalam memahami seluruh isi bacaan.

 

Membaca untuk memahami ide bacaan

Dalam membaca, arahkan pikiran anda untuk memahami isi bacaan.

 

Hindari membaca kata demi kata

Dalam membaca, yang dibutuhkan adalah idenya, oleh karena itu yang harus dipahami adalah idenya.

 

Skimming dan Scanning

Skimming adalah suatu cara membaca untuk mendapatkan ide pokok atau gambaran ringkas suatu bacaan. Dalam teknik ini membaca dilakukan secara sekilas. Selain untuk mendapatkan ide pokok, skimming juga dapat digunakan antara lain  sebagai berikut:

  1. Penyegaran kembali hal-hal yang pernah dibaca.
  2. Mengetahui gambaran umum isi sebuah bab dalam buku.
  3. Mengetahui cara pandang penulis.
  4. Menilai sebuah bahan bacaan.
  5. Menilai tingkat kesulitan sebuah bacaan.

 

Scanning adalah teknik membaca untuk mendapatkan informasi tertentu dalam sebuah bacaan. Membaca dilakukan dengan mengabaikan hal-hal lain yang tidak termasuk dalam daftar informasi yang ingin dicari. Teknik membaca scanning misalnya dilakukan untuk mencari kata dalam kamus, nomor telepon dalam buku telepon, angka-angka statistik, lowongan kerja pada iklan, atau jadwal perjalanan.


Sumber: https://gurupendidikan.org/