PERTUKARAN AKTIVA TETAP

PERTUKARAN AKTIVA TETAP

PERTUKARAN AKTIVA TETAP

Aturan umum yang harus diikuti dalam pertukaran :

Harga perolehan aktiva ( baru ) yang diterima adalah harga pasar aktiva ( lama ) yang diserahkan ditambah kas yang dibayar.

Laba atau rugi pertukaran adalah selisih antara harga pasar dengan nilai buku aktiva yang diserahkan.

Pertukaran Antara Aktiva tidak sejenis.

Contoh. Peralatan angkutan ditukar dengan tanah atau mobil ditukar dengan mesin pabrik.

Dalam hal ini terjadi pertukaran aktiva tidak sejenis, maka aktiva baru yang diperoleh mempunyai fungsi yang berbeda akativa yang diserahkan. Oleh karena itu laba atau rugi harus diakui.

Perlakuan bila diperoleh laba.

Misalnya. CV ABC memutuskan untuk menukarkan peralatan angkutan yang lama ditambah kas sebesar Rp. 31.000.000 dengan sebidang tanah yang akan digunakan untuk lokasi pembangunan gedung pabrik. Pada saat ini nilai buku peralatan angkutan yang lama adalah Rp. 12.000.000. Harga pasar peralatan lama yang akan ditukar adalah Rp. 19.000.000.

Harga pasar peralatan angkutan lama             19.000.000.

Kas yang dibayarkan                                      31.000.000.+

Harga perolehan peralatan baru                 50.000.000.

Harga pasar peralatan angkutan lama             19.000.000.

Nilai buku peralatan angkutan lama                12.000.000.  _

Laba pertukaran                                             7.000.000

Jurnal :

Tanah                                                              50.000.000

Akumulasi Depresiasi Peralatan                      28.000.000

            Kas                                                                              31.000.000

            Peralatan Angkutan                                                    40.000.000

            Laba Pertukaran Aktiva Tetap                                      7.000.000

Perlakuan jika terjadi rugi.

Apabila harga pasar peralatan angkutan lama Rp. 3.000.000.

Harga pasar peralatan angkutan lama             3.000.000.

Kas yang dibayarkan                                      31.000.000.+

Harga perolehan Tanah                               34.000.000.

Harga pasar peralatan angkutan lama             3.000.000.

Nilai buku peralatan angkutan lama                12.000.000.  _

Rugi  pertukaran                                            9.000.000

Jurnal :

Tanah                                                              34.000.000

Akumulasi Depresiasi Peralatan                      28.000.000

Rugi Pertukaran Aktiva Tetap                          9.000.000

            Kas                                                                              31.000.000

            Peralatan Angkutan                                                    40.000.000

Pertukaran antara Aktiva Sejenis

Akuntansi untuk pertukaran aktiva sejenis, tergantung apakah dalam pertukaran tersebut terjadi laba atau rugi.

Pertukaran aktiva lama mendatangkan laba. Maka laba tersebut harus diperlakukan sebagai pengurang terhadap harga perolehan aktiva baru ( jadi tidak dikreditkan sebagai laba pertukaran ).

Pertukaran aktiva lama mendatangkan rugi, maka kerugian tersebut bisa segera diakui seperti halnya dalam akuntansi untuk pertukaran aktiva tidak sejenis.

Perlakuan bila diperoleh laba.

Laba tidak diakui karena aktiva baru mempunyai fungsi yang sama dengan aktiva lama. Dengan demikian proses memperoleh keuntungan aktiva lama dianggap belum selesai. Oleh karena itu, laba yang diperoleh dari pertukaran aktiva sejenis harus ditangguhkan dengan cara menurunkan harga perolehan aktiva baru.

Contoh.

Misalnya. CV ABC memutuskan untuk menukarkan peralatan angkutan yang lama ditambah kas sebesar Rp. 31.000.000 dengan sebidang tanah yang akan digunakan untuk lokasi pembangunan gedung pabrik. Pada saat ini nilai buku peralatan angkutan yang lama adalah Rp. 12.000.000 ( Harga perolehan 40.000.000 – akumulasi depresiasi 28.000.000 ). Harga pasar peralatan lama yang akan ditukar adalah Rp. 19.000.000.

Harga pasar peralatan angkutan lama             19.000.000.

Kas yang dibayarkan                                      31.000.000.+

Harga perolehan peralatan baru                 50.000.000.

Harga pasar peralatan angkutan lama             19.000.000.

Nilai buku peralatan angkutan lama                12.000.000.  _

Laba pertukaran                                             7.000.000

Laba pertukaran tersebut, kemudian dikurangkan terhadap harga perolehan aktva baru, sehingga dapat ditentukan harga perolehan aktiva baru.

Harga perolehan aktiva baru ( sebelum dikurangi laba )                     50.000.000

Laba pertukaran                                                                                    7.000.000 _

Harga perolehan aktiva baru ( setelah dikurangi laba )                      43.000.000

Jurnalnya :

Peralatan Angkutan ( Baru )                           43.000.000

Akumulasi Depresiasi Peralatan                      28.000.000

            Peralatan Angkutan ( Lama )                                      40.000.000

            Kas                                                                              31.000.000

Perlakuan jika diderita Rugi.

Misalnya. CV ABC memutuskan untuk menukarkan peralatan angkutan yang lama ditambah kas sebesar Rp. 31.000.000 dengan sebidang tanah yang akan digunakan untuk lokasi pembangunan gedung pabrik. Pada saat ini nilai buku peralatan angkutan yang lama adalah Rp. 12.000.000 ( Harga perolehan 40.000.000 – akumulasi depresiasi 28.000.000 ). Harga pasar peralatan lama yang akan ditukar adalah Rp. 10.000.000.

Harga pasar peralatan angkutan lama             10.000.000.

Kas yang dibayarkan                                      31.000.000.+

Harga perolehan peralatan baru                 41.000.000.

Harga pasar peralatan angkutan lama             10.000.000.

Nilai buku peralatan angkutan lama                12.000.000.

Rugi  pertukaran                                            2.000.000

Jurnalnya :

Peralatan Angkutan ( Baru )                           41.000.000

Akumulasi Depresiasi Peralatan                      28.000.000

Rugi Pertukaran Aktiva Tetap                          2.000.000

            Peralatan Angkutan ( Lama )                                      40.000.000

            Kas                                                                              31.000.000


Sumber: https://civitas.uns.ac.id/kasiono/seva-mobil-bekas/