Hikmah Perkawinan

Hikmah Perkawinan

Hikmah Perkawinan

Hikmah dari suatu perkawinan

sebagaimana tercantum di dalam UU no 1 Tahun 1974, ialah terciptanya sebuah keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah, terjalinnya tali persaudaraan antara pihak mempelai pria serta mempelai wanita, serta terciptanya sebuah keluarga baru dalam sebagai pelaksanaan Ibadah kepada Allah SWT, menjalankan Sunnah Nabinya dan dalam rangka pengaplikasian dari UU no 1 Tahun 1974 sehingga menimbulkan kepastian Hukum, berdasarkan pendapat Prof. H. Muhamad Daud Ali hikmah lain yang dapat diambil dari perkawinan ialah terjadinya kemitraan antara suami isteri sehingga suami serta isteri dapat menjalin kerjasama membangun sebuah keluarga, saling membantu serta mendukung, demi tercapainya tujuan dari sebuah pernikahan. Sebagaimana yang terkandung dalam surat an-Nisa ayat 1 :

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.


Baca Juga :