Kebiasaan Copy Paste Di Kalangan Civitas Akademis

Kebiasaan Copy Paste Di Kalangan Civitas Akademis

Kebiasaan Copy Paste Di Kalangan Civitas Akademis

Copy Paste merupakan sebuah kata yang tidak asing di telinga kalangan mahasiswa. Bagaimana tidak, kegiatan ini sudah lama digeluti bahkan beberapa pihak menganggap bahwa kegiatan ini sebenarnya telah mengakar dikalangan civitas akademis. Sebenarnya Copy paste sendiri ialah merupakan sebuah kegiatan dimana seorang mahasiswa menyalin tugas dari salah seorang temannya. Dalam massa kini banyak mahasiswa yang sering mempraktekkan hal tersebut. Copy Paste sendiri merupakan bagian dari plagiat.

Dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen, karya ilmiah, mahasiswa tentu saja membutuhkan beberapa referensi baik dari buku, koran, maupun dari internet. Referensi – referensi ini seharusnya dijadikan sebagai materi pelengkap ataupun sebagai keterangan tambahan yang digunakan untuk memperkuat gagasan yang dibuat oleh mahasiswa. Tetapi entah mengapa, disadari atau tidak mahasiswa seringkali menggunakan refernsi tersebut sebagai isi dari makalahnya tanpa mencantumkan sumber kutipannya. Tindakan inilah yang disebut sebagai plagiat.

Istilah plagiat muncul karena adanya usaha pengakuan karya orang menjadi karyanya sendiri (plagiator). Pernyataan ini sesuai dengan pengertian plagiat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. ”Plagiat ialah pengambilan karangan orang lain dan menjadikannya seolah – olah karangan sendiri. Plagiarisme adalah penjiplakan yang melanggar hak cipta.” Senada dengan pengertian plagiat dan plagiarisme yang tertera dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, dalam Oxford Dictionary juga dijelaskan bahwa plagiarisme merupakan suatu kegiatan menyalin karya orang lain dan mengakuinya sebagai karya sendiri. Plagiarize is copy another person’s work, ideas, words, etc and pretend that they are your own.

Pandangan Copy Paste Dari Sisi Praktisi Akademis

Praktik copy paste di dunia pendidikan merupakan sebuah hal yang akan menodai citra dari dunia pendidikan. Menurut praktisi akademis, Dede Kurniasih “Copy Paste itu sebagai suatu alat yang memeperbudak mahasiswa, hal ini disebabkan karena minimnya pengalaman dari mahasiswa itu sendiri dalam  membuat tugas ,baik itu tugas mandiri maupun tugas terstruktur”. Kebiasaan Copy Pastedikalangan mahasiswa dapat dikatakan sudah menjadi hal yang biasa atau dapat dikatakan sudah mengakar dari zaman – ke zaman baik itu dalam hal pembuatan tugas-tugas karya ilmiah, bahkan hingga pembuatan skripsi. Copy Pastemeskipun sudah menjadi hal yang mudah namun jangan sampai mendominasi dan jangan sampai mengakar tandas dosen ilmu Komunikasi Massa UIN Bandung ini.

Menurutnya Copy Paste merupakan sebuah hal yang sulit untuk diberantas, namun dalam hal ini kegiatan tersebut dapat di tekan dengan berbagai upaya diantaranya dengan pemberian sanksi yang tegas bagi para pelaku copas (istilah copy paste), dan penanaman minat kepada setiap mahasiswauntuk membaca buku atau sumber-sumber referensi lainnya. Sebagai seorang praktisi akademis ia berharap copas seharusnya dihilangkan, jangan sampai mengakar, khususnya pada mahasiswa yang jabatannya sebagai akademisi. “Mereka harus dapat menunjukkan status mereka sebagai civitas akademis yang mengaku lebih hebat dibandingkan siswa SMA maupun orang awam lainnya” ungkap Dede.

Pandangan Mahasiswa Terhadap Copy Paste

Sumber : https://galleta.co.id/