Gawat, Perusahaan Asal Israel Ini Klaim Bisa Meretas Semua Type iPhone

Gawat, Perusahaan Asal Israel Ini Klaim Bisa Meretas Semua Type iPhone

Gawat, Perusahaan Asal Israel Ini Klaim Bisa Meretas Semua Type iPhone

Pengguna smartphone besutan Mendiang Steve Jobs nampaknya harus sedikit khawatir

dengan kabar yang satu ini. Meski di sebut-sebut sebagai smartphone yang aman dan tak mudah di bobol, nyatanya sebuah perusahaan mobile digital forensic asal Israel mengklaim jika sumber daya mereka mampu untuk menembus sistem proteksi dan meretas semua type iPhone, bahkan seri iPhone keluaran terbaru yakni iPhone X.

Seperti di lansir dari laman Forbes pada Rabu (28/2/2018), adalah Cellebrite, yakni sebuah perusahaan yang bergerak di bidang mobile digital forensic yang berbasis di Petah Tikva, Israel yang di percaya mampu meng-unlock dan meretas semua type iPhone serta semua jenis perangkat yang menjalankan sistem operasi iOS, termasuk operating system terbaru mereka yakni iOS 11.
Baca Juga : Jutaan Data Akun Layanan Pemendek URL Bit.Ly Di Retas
Muat Lebih

Waspada, Hacker Bisa Ambil Alih Akun TikTok Lewat Celah IniApple Bersedia Membayar Rp 14 M

Bagi Penemu Bug di Perangkat MerekaKetahuan Kumpulkan Data, Google Tendang Avast & AVG dari Chrome Web Store

Namun, pihak cellebrite sendiri enggan secara rinci menjelaskan metode yang di gunakan untuk menjebol sistem kemanan milik iPhone. Mereka beralasan, jika teknik yang mereka gunakan bersifat rahasia dan hanya mereka saja yang berhak mengetahuinya.

Meskipun tidak secara gamblang di jelaskan bagaimana proses untuk memecahkan enkripsi keamanan milik iPhone, namun mereka menyebut jika untuk membuka / meretas sistem, pemilik iPhone harus mengirimkan perangkat yang akan di unlock. Itu artinya cara yang mereka gunakan harus menyertakan kontak fisik dengan perangkat dan tak bisa di lakukan secara jarak jauh atau remote.
Baca Juga : Setelah WannaCry, Kini muncul Serangan Ransomware Baru Dengan Nama Bad Rabbit

Banyak pihak kemudian yang berspekulasi terkait cara yang digunakan oleh Cellebrite

dalam menjebol enkripsi milik iPhone. Dugaan sementara, Cellebrite memanfaatkan celah / bug 0day (zeroday) yang terdapat pada iOS untuk bisa mengakses perangkat yang terproteksi. 0day sendiri adalah sebuah cara yang di gunakan oleh researcher dengan cara membedah dan menganalisa source code suatu sistem untuk mengetahui kelemahannya.

Nampaknya, klaim cellebrite tersebut bukanlah isapan jempol belaka. Hal itu terbukti ketika beberapa waktu lalu mereka berhasil meretas sebuah iPhone 5c milik salah seorang tersangka dalam kasus penembakan di San Bernardino.

FBI yang kala itu kesulitan membuka kunci iPhone 5c milik tersangka untuk mencari bukti harus menggunakan jasa Cellebrite karena pihak Apple enggan bekerja sama untuk membuka enkripsi smartphone buatannya.

 

Baca Juga :