Menggunakan “Gadget” untuk Bekerja

Menggunakan “Gadget” untuk Bekerja

Menggunakan Gadget untuk Bekerja

Akhir-akhir ini banyak orangtua cemas melihat anak mereka asyik main gawai berjam-jam

. Membuat batasan durasi waktu merupakan cara yang biasanya diterapkan agar anak tidak kecanduan gadget. Sebenarnya cukup beralasan jika orangtua membuat batasan penggunaan gadget seperti itu karena kebanyakan masyarakat termasuk anak-anak masih memanfaatkan gadget hanya untuk bermain ketimbang membuat sesuatu yang kreatif.

Selama ini masyarakat Indonesia lebih banyak menjadi konsumen teknologi

dan belum menjadi inovator atau pencipta. Tetapi, sangat disayangkan yang sering kita temui justru banyak anak dan orangtua sama-sama tidak tahu bagaimana caranya menggunakan gawai secara benar. Salah satunya melalui aplikasi-aplikasi pemrograman yang memungkinkan anak merancang sebuah perangkat lunak sederhana.

Mereka akan kecanduan (gawai), tetapi dengan perspektif yang baru,

yaitu produktif menciptakan sesuatu. Hal yang perlu kita lakukan di sini adalah mengubah pola pikir anak-anak yang sebelumnya adalah pengguna aplikasi menjadi pencipta aplikasi. Perubahan pola pikir menjadi langkah awal dalam menyambut Revolusi 4.0.

 

Sumber :

https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/dancing-blade/