Dana Desa Bangun Asa Pendidikan di Pelosok Kalimantan Barat

Dana Desa Bangun Asa Pendidikan di Pelosok Kalimantan Barat

Dana Desa Bangun Asa Pendidikan di Pelosok Kalimantan Barat

Program Dana Desa yang digagas Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Desa

, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (kemendes PDTT) untuk membangun dari pinggiran kini telah menuai manfaat. Tak terkecuali, Desa Benua Kencana, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Meski masih sulit akses transportasi dan menempuh perjalanan hingga 2 jam 30 menit menembus hutan. Desa Benua Kencana sangat fokus terhadap dunia pendidikan. Selain digunakan untuk infrastruktur, ekonomi dan kesehatan, dana desa pun tak luput dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di desa.
Baca juga:

Punya 1.507 Desa, Apa Kendala Program Dana Desa di Ujung Sulawesi?

Menurut Kepala Desa Benua Kencana, Musmuliadi, di desa yang seluas 3.228,7 hektare ini, terdapat 2 SD, yakni SDN 26 Sungai Kura dan SDN 12 Ansok. Dana desa yang diberikan oleh pemerintah pusat pun digunakan untuk membantu mendukung Program Kinerja dan Akuntabilitas (Kiat) Guru di kedua SD tersebut.

Dengan program ini guru mendapatkan tunjangan atas kinerja mereka.

Sehingga tak ada lagi guru mangkir yang biasa terjadi di pelosok daerah. Malahan, guru yang berkinerja baik maka akan semakin sejahtera.

“Ada anggaran untuk KIAT Guru, jadi program penilaian guru, kinerja guru, istilahnya jam kerja mereka ada tim pengawasan, jadi ada reward gitu buat guru yang kinerjanya bagus itu. Itu kita alokasikan sebesar Rp 21 juta untuk 2 SD di Desa Benua Kencana, yakni SDN 12 Ansok dan SDN 26 Sungai Kura,” ujar Musmuliadi saat ditemui detikcom di kediamannya, Kamis (30/9/2019).

 

Baca Juga :