BEDAH KINERJA CAPAIAN 5 TAHUN KEMENRISTEKDIKTI

BEDAH KINERJA CAPAIAN 5 TAHUN KEMENRISTEKDIKTI

BEDAH KINERJA CAPAIAN 5 TAHUN KEMENRISTEKDIKTI

Jakarta, 18 Oktober 2019 – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

(Kemenristekdikti) menggelar kegiatan Bedah Kinerja Capaian 5 Tahun Kemenristekdikti di masa akhir pemerintahan sebelum Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden serta kabinet yang akan dilaksanakan pada Minggu, 20 Oktober 2019. Acara yang dipandu langsung oleh Nada Marsudi, Kepala Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik diramaikan oleh wartawan jurnalis iptek dikti dari berbagai media. Diantara pejabat structural Kemenristekdikti, terlihat juga hadir Kepala Pusdiklat, Wisnu S. Soenarso dan Siti Aminah, Kepala Bagian Tata Usaha Pusdiklat.

foto: Menteri didaulat menyanyi sebelum acara

Diawal acara, ditayangkan kembali video “Maju bersama Jokowi-JK”

yang menayangkan prestasi yang diraih selama 5 tahun pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Muhammad Nasir, Menteri Ristekdikti menceritakan runut sejak beliau diangkat menjadi menteri dari rektor Universitas Diponegoro Semarang “5 tahun jadi menteri, kirnerja yang saya lakukan, tercapai atau tidak?”

Foto: Paparan Menteri Ristekdikti

Nasir menceritakan capaian yang diraih sejak awal yang sudah di hadapkan dengan persoalan penggabungan

antara kemenristek dan kemendikbud, direktorat jenderal pendidikan tinggi. “Alhamdulillah, dalam satu tahun, reputasi WDP (Wajar Dengan Pengecualian) menjadi WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) sampai sekarang”. Nasir juga menyebut tentang perbaikan sistem yang jauh lebih baik diantaranya pengurusan ijasah, publikasi riset, jumlah star-up yang sangat pesat hinggga saat ini mencapai 1032 dan sudah ada 30 yang menjadi company besar yang menggerakkan perekonomian Indonesia. Lebih jauh, Nasir juga membeberkan ‘gesits’ kendaran dengan teknologi motor listrik tanpa asap knalpot.

Diakhir sesi diskusi, Nasir menyampaikan ‘PR’ pada pemerintahan berikutnya yaitu tentang penggabungan beberapa fakultas menjadi satu jurusan dan terus mendorong perguruan tinggi negeri dan swasta menjadi ‘World Class University”.

 

Sumber :

http://pressreleaseping.com/pressrelease/275563.html