Lulusan IPB Harus Menjadi Techo Sociopreneur Unggul

Lulusan IPB Harus Menjadi Techo Sociopreneur Unggul

Lulusan IPB Harus Menjadi Techo Sociopreneur Unggul

Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir Institut Pertanian Bogor (IPB)

menggelar Studium Generale Pra Wisuda di Kampus IPB Dramaga, Bogor, Senin (10/12/2018). Acara ini bertujuan untuk memberikan gambaran tantangan dunia kerja kepada para wisudawan.

Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir IPB, Dr. Alim Setiawan dalam sambutannya mengatakan bahwa lulus kuliah bukan akhir segalanya, tetapi dimulainya tantangan untuk memulai memasuki dunia kerja. Selama ini lulusan IPB dibekali dan dibentuk menjadi techo sociopreneur unggul.

“Seorang techo sociopreneur unggul mempunyai karakter dengan ciri berakhlak yang mulia,

tanggung jawab tinggi, disiplin, rasa nasionalisme tinggi dan pembelajar yang lincah,” ujarnya.

Dr. Alim menambahkan, lulusan juga harus mempunyai kompetensi yang unggul dimana mempunyai skill atau kemampuan tinggi, sehingga dapat bersaing di dunia kerja. Para lulusan IPB juga dituntut memiliki pribadi unggul yang patut diteladani, karena sebagai seorang wirausaha yang terpuji, jujur, berani, hidupnya tidak merugikan orang lain.

Dalam Studium Generale Pra Wisuda kali ini menghadirkan tiga narasumber,

masing-masing adalah Direktur Sumberdaya Manusia (SDM) dan Umum, Perusahaan Umum (Perum) Bulog, Bagya Mulyanto, Direktur Sales dan Marketing PT. Regenesis Indonesia, Emmy Noviawati dan Komisaris Utama Perkasa Group, Audy Joinaldy.

Dengan hadirnya narasumber dengan background wirausaha dan profesional diharapkan akan terbuka wawasan calon wisudawan menghadapi tantangan besar pasca kampus. Para lulusan diharapkan dapat mengambil pengalaman dan ilmu pengetahuan dari para narasumber.

Direktur SDM dan Umum Perum Bulog, Bagya Mulyanto menyampaikan, para lulusan harus berusaha menjadi orang keren dengan cara menikmati hidup menyongsong masa depan dengan semangat tinggi. Menjadikan dunia kerja dengan persiapan skill yang mumpuni dan berbeda dengan yang lain, sehingga kesempatan kerja akan terbuka.

“Untuk menjadi pebisnis yang baik, kita harus jadi pebisnis yang cerdas dan berjiwa kepemimpinan sehingga bisa memimpin orang lain untuk mencapai keuntungan yang tinggi,” tuturnya.

 

Baca Juga :