Membela Hak Makhluk Allah

Table of Contents

Membela Hak Makhluk Allah

Di antara cii-ciri amanah adalah memelihara hak-hak makhluk Allah, termasuk hewan. Rasulullah benar-benar membenci perlakuan yang semena-mena terhadap hewan.

Misalnya, ketika beliau memandang seseorang sedang mengecoh kudanya. Ia seolah-olah hendak berikan makan kepada kudanya supaya kuda selanjutnya sudi menuruti dan mengikutinya, padahal tidak ada makanan yang bakal ia memberikan terhadap kudanya. Beliau segera memberi salam orang itu, “Janganlah menipu hewan! Jadilah orang yang mampu dipercaya bagi mereka!”

Begitu juga, ketika beliau mendapat laporan bahwa ada sebagian orang menyita anak-anak burung dari sarangnya. Sementara itu, sang induk berputar-putar sambil tetap bercicit di atas sarang dengan gelisah paham anak-anaknya tidak ada di tempatnya.

Berita itu benar-benar membuat sedih Rasulullah. Beliau pun segera memerintahkan supaya anak-anak burung itu dikembalikan ke sarangnya dengan segera.

Diriwayatkan pula oleh Bukhari, Rasulullah saw pernah bersabda kepada para teman akrab bahwa pernah ada seorang nabi yang mendapat teguran dari Allah SWT sebab membakar sarang semut.

Di sementara yang lain ketika di Mina, para teman akrab menyerang seekor ular dengan maksud idamkan membunuhnya. Namun, ular selanjutnya berhasil meloloskan diri. Rasulullah yang memandang kejadian selanjutnya dan berkata, “Ia diselamatkan dari kejahatan kalian, seperti kalian diselamatkan dari kejahatannya.”

Ibnu Abbas menceritakan sementara Rasulullah saw memandang seseorang hendak menyembelih dombanya. la cuma mengasah pisau sebentar supaya tidak benar-benar tajam. Kemudian beliau menegurnya, sambil bertanya, “Apakah kau idamkan membuatnya menderita dengan menyembelihnya berkali-kali?”

Abdullah bin Ja’far termasuk menceritakan ketika Rasulullah saw dengan teman akrab sedang bepergian, beliau memandang seekor unta kurus berdiri di sudut sebuah kebun. Melihat kedatangan Rasulullah dengan serta-merta unta selanjutnya menangis. Beliau segera mendekatinya dan berdiri di sampingnya.

Tidak sebagian lama kemudian, beliau memanggil pemilik unta dan menegurnya dengan keras seraya berkata, “Berilah peliharaanmu makanan yang pantas untuknya!”

Sumber : tutorialbahasainggris.co.id/

baca juga :