Potensi Keberagaman Budaya dalam Masyarakat

Potensi Keberagaman Budaya dalam Masyarakat

Potensi Keberagaman Budaya dalam Masyarakat
Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai macam suku bangsa dan masing-masing punya berbagai macam budaya yang berbeda. Kebudayaan yang dikembangkan di daerah dinamakan kebudayaan daerah. Kebudayaan daerah merupakan bagian-bagian berasal dari kebudayaan nasional. Contohnya; bhs dan sastra Indonesia, bendera Merah Putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, terhitung kebudayaan nasional.

Manifestasi budaya nasional mampu kami lihat berasal dari langkah berpakaian, langkah berbahasa, langkah berperilaku, dan berasal dari peralatan materi / artefak yang dimiliki bangsa Indonesia.

1. Pakaian
Kebaya yang dipakai wanita-wanita Indonesia merupakan tidak benar satu contoh wujud budaya nasional. Penggunaannya tidak terbatas pada suku, kalangan atau golongan khusus saja.
Jenis busana lain yang membawa karakter layaknya kebaya ini adalah busana bermotif batik. Pakaian batik ini apalagi sudah menjadi lambang yang membedakan orang Indonesia dengan orang non-Indonesia.

2. Bahasa
Bahasa Indonesia merupakan wujud budaya nasional. Sebagai bhs nasional bhs Indonesia berguna sebagai berikut;
Lambang kebangsaan nasional.
Lambang identitas nasional.
Alat pemersatu berbagai suku bangsa.
Alat penghubung antardaerah dan antarbudaya.
3. Perilaku
Perilaku yang dikenal bangsa asing sebagai budaya nasional Indonesia antara lain;
Gotong royong.
Musyawarah untuk mufakat.
Ramah tamah.
Toleransi dan hormat menghormati.
4. Peralatan
Banyak sekali peralatan materi atau arsitek yang menjadi kebanggaan nasional. Contohnya; Candi Borobudur, Prambanan, Mendut, dan Panataran. Kebudayaan daerah di samping membawa tanda-tanda lazim (misal: pakaian, rumah, perumahan, bahasa, perkawinan, dan lain-lain) ada terhitung tanda-tanda khusus yang menyertainya, andaikan kesenian daerah. Kesenian daerah merupakan hal yang perlu dalam mewujudkan kebudayaan nasional, dikarenakan kebudayaan nasional merupakan hasil berasal dari berbagai kebudayaan di daerah. Oleh diintegrasikan berasal dari unsur-unsur kebudayaan daerah.

Dalam hal ini kebudayaan daerah berperan memperkaya kebudayaan nasional. Maka berasal dari itu pihak-pihak yang bergerak dalam bidang kebudayaan daerah wajib mengarahkan tujuannya pada 2 hal yakni;
Mengupayakan agar kebudayaan daerah itu menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat berasal dari daerah pendukungnya, agar berguna dan berguna di daerah.
Mengupayakan agar unsur-unsur kebudayaan daerah itu dijadikan bahan untuk dijadikan kebudayaan nasional, agar berguna dan mulai manfaatnya secara nasional.
Hingga pas ini masih banyak kalangan yang mempertanyakan apa benar kebudayaan nasional itu ada. Mereka beranggapan bahwa kebudayaan yang ada pada masyarakat kami dikembangkan oleh masyarakat di daerah-daerah. Kebudayaan nasional itu sesungguhnya ada. Dalam UUD 1945 pasal 32 disebutkan pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia. Pasal 32 UUD 1945 selanjutnya mempunyai kandungan makna bahwa kebudayaan nasional itu ada dan pemerintah wajib memajukannya. Mengapa wajib dimajukan? Sebab kebudayaan nasional adalah identitas kami sebagai suatu bangsa, agar wajib kami kembangkan. Untuk itu pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat memajukan kebudayaan nasional tersebut.

Kebudayaan nasional atau kebudayaan bangsa adalah kebudayaan yang timbul sebagai buah bisnis seluruh rakyat Indonesia. Kebudayaan lama dan asli yang sudah ada di daerah-daerah seluruh Indonesia terhitung sebagai kebudayaan bangsa. Di samping itu, pengaruh-pengaruh yang positif berasal dari kebudayaan asing yang mampu memperkaya kebudayaan nasional, kami pandang sebagai kebudayaan nasional juga. Dengan demikianlah menurut Undang-Undang Dasar 1945 bahwa kebudayaan nasional berasal berasal dari kebudayaan daerah dan unsur-unsur kebudayaan asing yang sifatnya positif sebagai hasil seleksi dengan menyita unsur-unsur yang diperlukan untuk pembangunan nasional. Maka tepatlah jika dikatakan bahwa kebudayaan nasional itu “tidak serba asli dan tidak serba asing”.
Kebudayaan yang dimaksud adalah kebudayaan yang punya inti (kultur), tetapi kulit bersifat peradaban barat. Seorang pakar Antropologi Indonesia Koentjaraningrat menyebutkan mengenai fungsi kebudayaan nasional, yakni;
Kebudayaan nasional merupakan suatu proses inspirasi dan perlambang yang mengimbuhkan identitas kepada warga negara Indonesia.
Kebudayaan Indonesia merupakan suatu proses inspirasi dan perlambang yang mampu dijadikan atau dipakai oleh seluruh warga negara Indonesia yang bhinneka untuk saling berkenalan. Dengan demikianlah mampu memperkuat kesetiakawanan dan solidaritas. teks eksplanasi
Lebih lanjut Koentjaraningrat menyebutkan bahwa suatu unsur kebudayaan mampu berguna menjadi unsur kebudayaan nasional, jika punya 3 syarat yakni;
Hasil karya rakyat Indonesia atau hasil karya zaman lampau yang berasal berasal dari daerah-daerah yang saat ini terhitung lokasi Indonesia.
Hasil karya rakyat Indonesia dengan tema pikirannya wajib mempunyai kandungan tanda-tanda khas Indonesia.
Hasil karya rakyat Indonesia yang menjadi kebanggaan banyak orang dan oleh dikarenakan itu mereka mengidentifikasikan dirinya pada unsur-unsur kebudayaan tersebut.
Menunjukkan sikap toleransi dan empati sosial pada keberagaman budaya.

Demikianlah ulasan mengenai “Potensi Keberagaman Budaya dalam Masyarakat“, yang pada kesempatan ini mampu dibahas. Semoga ulasan di atas berguna bagi para pengunjung & pembaca. Cukup sekian & hingga jumpa!

Baca Juga :