Siswa Muhammadiyah PK Solo Diajak Peduli Lingkungan

Siswa Muhammadiyah PK Solo Diajak Peduli Lingkungan

Siswa Muhammadiyah PK Solo Diajak Peduli Lingkungan
Siswa Muhammadiyah PK Solo Diajak Peduli Lingkungan

Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) biasanya diisi dengan berbagai kegiatan. Hal ini dilakukan agar para siswa, terutama siswa baru nantinya mengenali lingkungan sekolahnya.

Selain melakukan pengenalan, tentunya para siswa juga diharapkan dapat menambah ilmu serta pengalamannya. Maka dari itu, banyak pihak sekolah yang menyiapkan beragam kegiatan agar selama MOS, para siswa baru tidak hanya mengenali lingkungan sekolahnya tetapi juga memiliki wawasan yang lebih luas.

Ini seperti yang dilakukan oleh SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat,

Solo. Dalam rangka mengisi MOS, pihak sekolah mengadakan kegiatan bernama Ecobrick. Kegiatan ini adalah memanfaatkan sampah plastik agar menjadi benda yang bisa digunakan, terutama dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi para siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Ecobrick
Kegiatan Ecobrick merupakan salah satu metode yang digunakan untuk membuat batu bata ramah lingkungan. (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Dalam kegiatan Ecobrick, para siswa diminta membawa sampah plastik dari rumah.

Mulai dari sampah botol maupun plastik lainnya. Koordinator sekaligus pembimbing kegiatan, Nurul Fitria menjelaskan, kegiatan Ecobrick merupakan salah satu metode yang digunakan untuk membuat batu bata ramah lingkungan.

Batu bata tersebut dibuat menggunakan botol plastik yang diisi dengan plastik bekas. “Ini bisa menjadi solusi dalam memanfaatkan plastik, karena dalam kehidupan sehari-hari tidak terlepas dari sampah plastik,” terangnya kepada JawaPos.com di sela kegiatan, Jumat (20/7).

Selain itu, Nurul melanjutkan, dengan pemanfaatan sampah ini sekaligus untuk mengurangi

banyaknya sampah yang hanya dibuang sia-sia. Mengingat, sampah plastik ini tidak bisa terurai sehingga memanfaatkannya menjadi langkah yang paling tepat. Tetapi, Ecobrick yang dilakukan saat MOPDB itu bukanlah membuat batu bata ramah lingkungan. Melainkan membuat barang-barang yang bermanfaat. Seperti meja, kursi dan juga barang yang lainnya.

Sementara itu, Humas SMP Muhammadiyah PK Kottabarat, Solo, Aryanto menjelaskan, kegiatan ini selain memberikan pengalaman kepada para siswa juga sebagai cara untuk mengedukasi siswa agar ikut menjaga lingkungan.

“Jadi dengan kegiatan ini mendorong para siswa untuk ikut menjaga lingkungannya, salah satunya dengan memanfaatkan sampah plastik dan dibuat menjadi benda yang lebih bermanfaat,” katanya.

Jumlah siswa yang dilibatkan dalam kegiatan ini sebanyak 87 siswa. Mereka terbagi menjadi beberapa kelompok. Dan setiap kelompok membuat karya sesuai dengan keinginannya.

Salah seorang siswa yang ikut dalam kegiatan tersebut, Salsa,13, mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, Ecobrick cukup bagus untuk menjaga lingkungan. “Cukup senang, kegiatannya bagus dan kami bisa membuat benda dari sampah plastik yang biasanya hanya dibuang,” ungkapnya.

 

Baca Juga :