Lewat Seleksi Super Ketat, 4 Siswa Wakili Indonesia di Ajang IChO 2018

Lewat Seleksi Super Ketat, 4 Siswa Wakili Indonesia di Ajang IChO 2018

Lewat Seleksi Super Ketat, 4 Siswa Wakili Indonesia di Ajang IChO 2018
Lewat Seleksi Super Ketat, 4 Siswa Wakili Indonesia di Ajang IChO 2018

International Chemistry Olympiad (IChO) kembali digelar. Tahun ini, kompetisi internasional bidang ilmu kimia untuk siswa SMA tersebut, memasuki penyelenggaraan ke-50.

IChO 2018 digelar pada 19-29 Juli 2018 di Comenius University Bratislava, Slovakia dan University of Chemistry and Technology Prague, Czech Republic. Total ada 76 negara yang ikut serta, termasuk di antaranya Indonesia.

Head Mentor Tim Indonesia, Riwandi Sihombing mengatakan, tahun ini Indonesia

diwakili 4 siswa terbaiknya. Mereka adalah Abdullah Muqaddam, MAN Insan Cendekia Serpong, Banten, Ong Christoper Ivan Wijaya, SMA Kristen YSKI, Semarang, Jawa Tengah, Rizki Kurniawan, SMAN 1 Kota Metro Lampung, serta Muhammad Syaiful Islam, SMA Cindera Mata Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Keempat siswa yang kami pilih berasal dari hasil penjaringan 30 siswa yang mengikuti OSN (Olimpiade Sains Nasional) 2017 di Pekanbaru,” ujar Riwandi melalui siaran tertulisnya kepada JawaPos.com, Kamis (12/7).

Riwandi mengatakan, siswa yang terpilih kemudian digembeleng selama 10 Minggu. Dalam proses pelatihan, mereka dimentori staf pengajar dari Departemen Kimia FMIPA-ITB dan Departemen Kimia – FMIPA UI.

“Program pelatihan yang dilakukan disesuaikan dengan materi dalam Silabus IChO

serta silabus teori dan praktek yang disusun oleh steering Committe IChO 50th. Sebagian besar materi tersebut belum atau bahkan tidak pernah diberikan di tingkat SMA di Indonesia,” paparnya.

Dijelaskan Riwandi, penentuan siswa terpilih tidak hanya berdasarkan pertimbangan faktor kompetensi dan keterampilan, tetapi juga dipertimbangkan dari hasil evaluasi/ test psikologis dan pengamatan keseharian siswa.

Test psikologis dilakukan untuk memperoleh gambaran pribadi siswa yang akan diikut-sertakan dalam kompetisi IChO yang ketat, dan mempertimbangkan kestabilan fisik dan mental, serta daya juang siswa dalam menghadapi persoalan yang dihadapi.

“Berdasar capaian siswa selama pelatihan dan data psikologis, serta hasil diskusi

dengan para instruktur, asisten serta Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Kemendikbudnas, maka ditentukan empat siswa peserta diatas sebagai Duta Indonesia di 50th IChO di Bratislava dan Prague,” pungkasnya.

Adapun Tim Indonesia direncanakan berangkat ke Bratislava pada tanggal 17 Juli 2018, dan kembali ke Indonesia pada Tanggal 30 Juli 2018.

 

Sumber :

https://dogetek.co/sastra/